.

Para Pemburu Gaharu dari Asmat

Dalam postingan kali ini saya akan berbagi cerita dari pedalaman papua, tepatnya dari Kabupaten Asmat Papua Barat, sebuah kota kecil degan potensi hutan gaharu yang sudah terkenal sejak masa penjajahan belanda, asmat terkenal juga dengan kota atas air, diakrenakan kota ini dibangun diatas rawa dengan mayoritas rumah pangung dan jembatan dari kayu, mayoritas masyarakat disini berpenghasilan mengantungkan hidupnya dari  hutan dan sungai, dari hutan ada potensi kayu gaharunya yang terkenal dengan kualitas ekspor dan sungainya terkenal dengan ikan-ikan monsternya.
Disini juga terdapat pemburuan buaya dan kura-kura moncong babi dengan nilai ekonomi yang sangat tinggi, namun kali ini saya tidak akan membahas kedua potensi tersebut dikarenakan keduanya merupakan hewan lindung jadi otomatis kegitan tersebut merupakan kegiatan ilegal. Saya akan mengulas tentang potensi kayu gaharu (agar wood) , kayu ini tersebar disemua wilayah hutan asmat, sehingga besar masyarakat mengantungkan hidupnya dari kayu gaharu.
Kayu gaharu sendiri merupakan komoditi eksport dalam bentuk kayu/ cair, kayu ini merupakan bahan dasar dari beberapa produk diantaranya adalah parfum dan dupa, dan masih banyak lagi produk turunan yang dihasilan.
Cerita saya awali dari lokasi perburuan gaharu, masyarakat sini menyebutnya bevak / merupakan kam kecil, dimana masyarakat membangun kelompok kampung kecil yang terdiri dari beberapa keluarja saja, mereka berkumpul masuk kepedalaman huntan untuk berburu kayu gaharu, yang unik dari perburuan ini adalah yang diburu merupakan kayu mati yang sudah lama dan tertimbun tanah lumpur, kedalaman kayu bisa 1 sampai 2 meter dalam tanah. Jadi dalam pencarian mereka mengunakan alat besi/kayu, sebuah alat dari besi/kayu bulat dengan ujung runcing dengan pengait/ seperti ujung mata tombak, alat ini ditancap-tancapkan kedalam tanah berfungsi untuk mencari keberadaan kayu, bila sudah diketemukan keberadaan kayu meraka akan memulai pengalian dengan tangan kosong, dan mengangkat kayu ke atas tanah. Setelah terangkat kayu akan dipikul keluar hutan melewati jalan bantalan yang terbuat dari pohon/rangkaian ranting yang ditumbangkan berjajar memanjang.
Dari sedikit gambaran proses pengambilan kayu gaharu tidak semudah yang dibayangkan, salain beresiko terjatuh dari bantalan dengan beban berat yang bisa berakibat fatal patah tulang, resiko lain dalam perburuan yaitu diserang hewan liar terutama Babi Hutan, Kasuari, dan hewan kecil lainya yang tentunya juga menyiksa seperti Nyamuk, lalat babi, lintah yang sama dengan nyamuk juga menghisap darah.
Dari hasil perburuan masyarakat terkadang pulang dengan tangan kososong, tapi masyarakat tidak perlu kuatir karena biasanya untuk biaya hidup dalam cam akan ditangung pedagang meskipun sistemnya diberikan pinjaman dulu akan dipotong saat ada hasil penjualan kayu. Selain itu untuk konsumsi makan mereka masih bisa mengandalkan alam, dimana mereka masih memangkur sagu, bikin tepung sagu sebagai penganti beras, untuk lauk mereka biasanya berburu hewan  baik burung, ikan, buaya dimalam hari.

Dari segi penghasilan ternyata nominalnya sunguh fantastis bagi saya sebagai pendatang, untuk kayu kualitas biasa atau masyarakat sini menyebutnya TGC dihargai 30-50ribu/kilogram “saya masih meragukan kualitas timbanganya” untuk satu kali angkat biasanya masyarakat maximal mampu angkat 15 kg. untuk kayu hitam, gubal, kayu dengan getah hitamnya biasanya terdapat pada batang kayu, tidak semua kayu gaharu terdapat kayu ini, kelas low atau masyarakat menyebutnya kacangan dihargai 300.00 -500.000/kilogram, untuk kualitas medium perkilonya 20.000.000/kilogram, untuk kualitas super tembus harga 100.000.000/kilogramnya, fantastis bukan untuk sebuah nominal dipedalaman. Pantas bila ini jadi magnet bagi pendatang untuk ikut berburu kayu mulai dari jadi pencari/pedagang.
Dalam system kemasyarakatan masih memegang teguh aturan adat dan kearifan lokal, sehinga dalam pemburuan tidak sampai merusak hutan, selain itu masyarakat juga sadar akan pentingnya melestarikan hutan demi kalangsungan hidup anak cucu mereka. Yang paling unik dari masyarakat yang saya jumpai mereka sangat hormat dan tunduk kepada kepala kampung, ataupun ketua adat.

Cerita Perjalanan Menuju Agast Kota Diatas Rawa Dari Asmat


Kali ini tulisan saya buat berdasarkan kisah perjalanan saya ke Indonesia bagian timur Pulau Papua lebih tepatnya kota Agast ibu kota dari Kabupaten Asmat, awal kisah perjalanan saya berawal dari liburan ke saudara, sekalian melihat potensi alam dan komediti ekonomi disana, saya akan mencoba memaparkan dengan detail gambaran dari kota ini.

Awal perjalanan saya awali dari kota kelahiran saya lamongan, untuk menuju kesana ada dua pilihan alat transportasi, yang pertama malalui udara dari Bandara Juanda Surabaya -  Timika dari Timika kita bisa melanjutkan perjalanan dengan pesawat perintis ke Bandara Agast atau dari timika kita bisa melanjutkan dengan kapal Fery Timika - Agast. yang kedua mengunakan jalur laut yaitu mengunakan kapal fery dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya - Pelabuhan Agast dengan waktu jarak tempuh kurang lebih 9 hari.

Saya memutuskan mengunakan jalus laut dengan kapal fery, dengan pertimbangan tujuan saya berlibur jadi saya banyak waktu tidak tergesa-gesa, dengan mengunakan kapal fery kita bisa lebih mudah bersosialisasi, kita bisa lebih banyak waktu untuk berkenalan dan mencari teman sesama penumpang dan kru kapal dari pada saya harus naik pesawat. dari sisi lain mengunakan kapal fery lebih hemat biaya daipada dengan angkutan udara, kebetulan saya mengambil kelas ekonomi.. maklum sekalian mbolang...

Tentang aku, kamu, dan dia II

Gambar ilustrasi diambil dari google

Ini kisah yang saya alami hari ini, minggu pagi, diawalai dari jalan-jalan pagi dikota perantauan tepatnya di kota jember. Sedikit cerita saya seorang bapak dengan satu orang putri yang merantau hidup berjauhan dengan anak istri dipisahkan dengan jarak kurang lebih 350km dan hanya bisa ketemu anak istri paling cepat 2 minggu sekali. Ketika libur kerja biasanya saya mencari hiburan melepas penat setelah lima hari sibuk dengan rutinitas kerja sebagai buruh kapitalis, dan pagi ini saya pergi ke alun-alun kota.

Seperti pada umumnya dikota-kota lain alun-alun kalau hari minggu banyak dikungjungi orang dan ada berbagai kegiatan. Pas sudah nyampai lokasi paling saya duduk dikursi taman sambil menyasikkan beberapa orang dengan berbagai kegiatan meraka, diantaranya komunitas skyboard, sepatu rota, sepeda ontel, olahraga jogging dan banyak lagi. Pandangan saya tertuju pada seorang bapak muda seumuran saya yang datang dengan anak lakinya seumuran dengan anak saya. Dari kejauhan saya melihat bapak tersebut yang datang dengan mengendarai becak, sibapak mengendarai becak dengan wajah sumringah dan didepan ada sianak dengan wajah penuh bahagia.

Dari kejauhan saya melihat mereka datang, bekcak mereka berhenti dan diparkir ditepi jalan, sibapak menghampiri sianak dan mengendongnya membatunya untuk turun dari becak tergambar raut wajah bahagia mereka berdua, sianak diturunkan dan langsung berlari-lari keriangan. Memperhatikan mereka berdua bermain, sianak berlarian menuju tempat permainan prosotan sibapak mengikuti setiap gerakan anaknya, meraka bermain dengan bahagia dan penuh semangat.

Selang beberapa waktu bapak dan sianak duduk dikursi disamping saya, kebetulan saya barusan belanja kue dan minuman ringan buat cemilan dikosan. Saya mencoba menawari kue kepada sianak, sembari bertanya siapa namanya dek.. hasan sianak menjawab, Alhamdulillah sianak sangat suka sama kue pemberian saya, selagi anak menikmati kuenya, saya mencoba mengobrol dengan sibapak. Dengan pertanya basabasi sebagai pembuka. Saya mulai bertanya berdua saja mas datang kesini.. ya mas jawab sibapak. Aslinya mana mas, saya bangkalan mas, oh Madura saut saya. Sudah lama mas tinggal disini, sudah mas sudah 5 tahun sejak saya masih bujang sampai sekarang. Sibapak bercerita kalau dia susah cari kerja dikotanya akhirnya nekat merantau dengan kemampuan seadanya bermodalkan nekad, awal datang dia bekerja serabutan, dari kuli bangunan, pencari barang bekas, sampai sekarang mempunyai kerjaan tetap sebagai tukang becak. Dia menikahi perempuan sesama perantauan dari kota asal sibapak, mungkin itu yang namanya jodoh, dan sudah dikaruniai satu orang putra.

Setiap minggu sianak diajak bermain dialun-alun kebetulan kontrakan mereka dekat dengan alun-alun, sibapak juga berkata ya cuma bisa begini mas mau liburan jauh juga butuh biaya deket-deket saja yang peting anak suka dan ceria, dek dalam hati saya tereyuh dalam kesederhaan mereka masih bisa menikmati kebahagiaan. Saya kembali bertanya jarang pulang kemadura mas? Setahun sekali mas kalau hari raya besar/ hari raya haji saja, dari situ saya jadi tau ternyata mudiknya orang Madura pas hari idul adha beda dengan umumnya yang melakukan mudik pas hari raya idul fitri. Sibapak berpamitan, mari mas saya balik duluan sudah siang, monggo saya menjawab.


Pandangan saya masih pada mereka berdua, sibapak mengendong sianak dan menaikkanya di depan, kursi penumpang becak berada, sibapa mulai mendorogn becaknya dan mengayuhnya, meraka pergi barlalu, saya masih duduk termenung jadi ingat sama putri saya yang ada dirumah, saya iri dengan kebahagiaan mereka, dengan kesederhanaan meraka, betapa tidak saya yang bekerja keluar kota harus meninggalkan keluarga, dan putri saya yang masih berumur 2 tahun, dimana masa umur tersebut masih lucu-lucunya anak, saya merasa sedih bersalah dengan hidup berjauhan dari mereka. Tapi bagaimana lagi ini sudah menjadi jalan hidup saya, dari sini saya inggin menyudahi keadaan ini, dengan mencari kerja yang lebih dekat dan bisa berkumpul dengan keluarga setiap hari. Dari sini saya dapat mengambil hikmah dimana kebahagiaan tidak bisa diukur dengan materi, waktu bersama keluarga merupakan sesuatu yang mahal dan tidak bisa dibeli dengan apapun, beruntunglah kamu yang setiap hari bisa berkumpul dengan keluarga, dan bisa menyaksikan anak bertumbuh kembang tanpa melewatkan momen-moen penting, seperti apa yang saya impikan tapi belum terlaksana diantaranta melihat anak bisa merangkak, berjalan, mengucapkan kata pertama, dan bisa mengantar anak masuk sekolah hari pertama, dan masih banyak lainya, Semoga bisa terlaksana secepatnya.

Top 10 Programmer Terbesar di Dunia Sepanjang Sejarah

Top 10 Programmer Terbesar di Dunia Sepanjang Sejarah
1. Dennis Ritchie
Dennis MacAlistair Ritchie adalah seorang ilmuwan komputer yang dikenal atas sumbangsihnya membuat bahasa pemrograman C dan berbagai sistem operasi seperti Multics dan Unix. Wikipedia
Lahir: 9 September 1941, Bronxville, New York, Amerika Serikat
Meninggal: 12 Oktober 2011, Berkeley Heights, New Jersey, Amerika Serikat
Pendidikan: Universitas Harvard
Buku: The C Programming Language
Penghargaan: Penghargaan Turing

Jim Geovedi: Hacker Indonesia yang bisa Meretas Satelit

Seorang hacker Indonesia membangun reputasi dunia. Dia terkenal karena bisa meretas satelit. Jim Geovedi adalah orang yang berbahaya. Pada masa ketika nyaris semua informasi dan manusia terkoneksi, Jim, jika dia mau, bisa setiap saat keluar masuk ke sana: melongok percakapan surat elektronik atau sekedar mengintip perselingkuhan anda di dunia maya.

Lebih dari itu, dia bisa saja mencuri data-data penting: lalu lintas transaksi bank, laporan keuangan perusahaan atau bahkan mengamati sistem pertahanan negara.
“Kalau mau saya bisa mengontrol internet di seluruh Indonesia,“ kata Jim dalam percakapan dengan Deutsche Welle. Saat saya tanyakan itu kepada pengamat IT Enda Nasution, dia mengaku percaya Jim Geovedi bisa melakukan itu.

Biografi Dr. Ir. Ciputra

Dr. Ir. Ciputra/Tjie Tjin Hoan
Parigi, 24 Agustus 1931
Dr. Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, ia anak ke 3 dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang juga berlatar belakang keluarga sederhana. Ketika berusia 12 tahun ia kehilangan ayahnya yang meninggal di tahanan tentara pendudukan Jepang karena tuduhan palsu dianggap mata-mata Belanda. 

Penemu Teknologi 4G WIMAX

Dr. Khoirul Anwar ( lahir di Kediri, 22 Agustus 1978) adalah ilmuwan Indonesia yang sedang mengembangkan teknologi 4G berbasis OFDM. Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjianto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung dengan cumlaude pada tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar magister pada tahun 2005 serta doktor pada tahun 2008. Beliau juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California.

Sisi Lain Al Capone – Pebisnis Besar Amerika di Masanya

“Perkataan Anda harus menjadi pegangan Anda,”
Al Capone

Tidak, Anda tidak salah baca. Alphonse Capone, atau biasa dikenal dengan Al Capone, salah seorang kriminal paling terkenal di Chicago, Amerika, dan bahkan di dunia. Kata “kriminal” sering diasosiasikan dengan si Scarface Al Capone. Tercatat sebagai pelaku kriminal yang paling ditakuti di Amerika, ternyata Al Capone juga mempunyai sisi lain yang menarik. Tahukah Anda bahwa di masanya Al Capone adalah salah satu pebisnis paling sukses di Amerika, dengan memiliki lebih dari 300 perusahaan, penghasilan ratusan juta Dollar (setara dengan Milliaran Dollar kalau sekarang), serta membuka lapangan kerja bagi ribuan orang, di usianya yang masih 22 tahun ketika itu? Tidak berhenti sampai disana, di usianya yang masih 20an, Al Capone sudah dianggap sebagai “Robin Hood” modern, karena menyumbangkan banyak sekali penghasilan perusahaannya untuk amal.

Cara Memperkuat Koneksi Bisnis

Jadilah orang yang berarti untuk koneksi Anda, maka Anda juga
akan mendapatkan koneksi baru yang sangat banyak.
Freddy Istanto – Ketua Surabaya Heritage

Tidak peduli bisnis apapun, koneksi atau network adalah hal yang wajib dipunyai. Entah itu koneksi dengan pelanggan, supplier, rekanan, dan juga dengan investor. Pebisnis yang sukses biasanya mempunyai koneksi sangat kuat. Ketika Anda sedang kesulitan, koneksi-koneksi yang Anda miliki akan sangat membantu, apalagi bila level koneksi Anda bukan hanya “kenal”, tapi juga “dekat”. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk memperkuat koneksi bisnis Anda.

Buya Hamka Dalam Kenangan

Mengenang ulama kharismatik Indonesia Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan Hamka, Koran-Cyber.com menurunkan tulisan bersambung yang ditulis Dasman Djamaluddin, wartawan senior media online ini. Buya Hamka yang sangat banyak menulis buku sastra dan agama, selayaknya menjadi panutan bagi generasi muda Indonesia. Beliau belajar secara otodidak, fasih berbahasa Arab, disegani kawan dan lawan. Walau cukup lama, Pemerintah RI akhirnya mengangkat beliau sebagai Pahlawan Nasional bersamaan dengan Syafruddin Prawiranegara. Apa kiprah Hamka bagi kemerdekaan Indonesia dan siapa saja lawan-lawan politiknya? Mari kita simak salinan tulisan Dasman Djamaluddin berikut ini:

Buya Hamka Ulama Besar, Sastrawan dan Negarawan

Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah
atau dikenal
Buya Hamka
Lahir : Sumatera Barat, 17 Februari 1908
Meninggal : Jakarta, 24 Juli 1981
Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan HAMKA, lahir di desa kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981.  Beliau adalah ulama besar, sastrawan sekaligus negarawan.  Beliau diberi sebutan Buya, sebagai panggilan orang Minangkabau yang berasal dari kata abi, abuya dalam bahasa Arab, yang berarti ayahku, atau seseorang yang dihormati.

Wage Rudolf Soepratman Pencipta Lagu Indonesia Raja

Wage Rudolf Soepratman Pencipta Lagu Indonesia Raja - Pernahk
an anda mendengar lagu Indonesia Raya versi asli yang terdiri dari tiga stanza? Sebuah video klip buatan 1944 yang berisi rekaman lagu Indonesia Raya, belum lama ini, ditemukan setelah selama ini tersimpan di perpustakaan Leiden, Belanda. Menurut pakar telematika Roy Suryo, video klip lagu Indonesia Raya didapat di server perpustakaan Leiden, Belanda, ketika mencari dokumen foto.

Mengingat banyaknya dokumen Indonesia yang tersebar di luar negeri, Roy berencana membentuk komunitas yang bisa mengembalikan berbagai dokumen itu ke Tanah Air.

Lagu Indonesia Raya pertama kali dipublikasikan pada 1928 dan terdiri dari tiga stanza. Stanza pertama bernapaskan persatuan, stanza kedua rasa syukur kepada Tuhan, dan ketiga janji menjaga Indonesia tetap abadi. Video klip lagu Indonesia Raya dibikin oleh Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 1944. Mungkin di antara anda pernah melihat melihatnya karena terdapat di salah satu situs internet sejak beberapa waktu silam.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

Lagu "Indonesia Raya" Asli Tunggu Keputusan Pemerintah
Surabaya - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Prof Ir Mohammad Nuh menilai lirik lagu kebangsaan "Indonesia Raya" versi asli yang ditemukan di perpustakaan Leiden, Belanda akan menunggu keputusan pemerintah.

"Saya sudah melihat dokumen itu, karena itu ada dua aspek yang perlu diperhatikan yakni keputusan pemerintah tentang lagu Indonesia Raya pada masa lalu tetap legal sejak saat itu sampai sekarang," ujarnya usai meresmikan `Kampoeng Cyber` di Rungkut Asri Utara, Surabaya, Minggu. Menurut dia, aspek lainnya yang juga penting untuk diperhatikan adalah lagu Indonesia Raya versi asli atau versi masa lalu sangat bergantung kepada keputusan pemerintah, karena bendera atau lagu kebangsaan memamg merupakan hasil keputusan politik.

"Jadi, temuan lagu Indonesia Raya dengan versi yang lebih lengkap harus diputuskan dengan keputusan politik, tapi selama belum ada keputusan itu, maka lagu kebangsaan yang selama ini ada tetap berlaku," ungkapnya.

Oleh karena itu, kata mantan rektor ITS Surabaya itu, peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-62 RI pada 17 Agustus 2007 hendaknya menjadi momentum bagi pemerintah, DPR RI, dan lembaga hukum yang ada untuk mengeluarkan keputusan politik itu.

"Peringatan 17-an merupakan momentum yang baik untuk keputusan itu, apakah kita memakai lagu kebangsaan dalam versi asli atau lagu kebangsaan seperti yang selama ini dipakai," tegasnya.

ANTARA News mencatat temuan lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya versi asli dengan tiga stanza (bait) ditulis dan dilagukan pertamakali WR Supratman pada tahun 1928, namun lagu monumental itu dinyanyikan secara serentak bersamaan dengan deklarasi Kemerdekaan RI oleh Soekarno-Hatta dengan satu stanza.

"Selama ini, yang kita ketahui hanya Indonesia Raya dalam satu stanza, nah ini yang tiga stanza yang terekam dalam lagu dan gambaran suasana Indonesia dalam film seluloid asli yang dibuat pada bulan September 1944 (tahun Jepang 2604) dan tersimpan di Belanda," ucap pakar telematika, Roy Suryo, di Jogjakarta (3/8).

Rekaman video seluloid lagu Indonesia Raya versi asli itu berdurasi 3 menit 49 detik yang diproduksi Chuuoo Sangi-In atau semacam lembaga DPR pada September 1944. Roy mendapat informasi itu dari Urip Darmawan yang merupakan keponakan WR Supratman (ANTARA News)
Gambar teks asli lagu Indosesia raya
Lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya versi asli dengan tiga stanza adalah :

Stanza 1:

Indonesia Tanah Airkoe Tanah Toempah Darahkoe
Di sanalah Akoe Berdiri Djadi Pandoe Iboekoe
Indonesia Kebangsaankoe Bangsa Dan Tanah Airkoe
Marilah Kita Berseroe Indonesia Bersatoe

Hidoeplah Tanahkoe Hidoeplah Negrikoe
Bangsakoe Ra'jatkoe Sem'wanja
Bangoenlah Djiwanja Bangoenlah Badannja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 2:

Indonesia Tanah Jang Moelia Tanah Kita Jang Kaja
Di sanalah Akoe Berdiri Oentoek Slama-Lamanja
Indonesia Tanah Poesaka P'saka Kita Semoenja
Marilah Kita Mendo'a Indonesia Bahagia

Soeboerlah Tanahnja Soeboerlah Djiwanja
Bangsanja Ra'jatnja Sem'wanja
Sadarlah Hatinja Sadarlah Boedinja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 3:

Indonesia Tanah Jang Seotji Tanah Kita Jang Sakti
Di sanalah Akoe Berdiri 'Njaga Iboe Sedjati
Indonesia Tanah Berseri Tanah Jang Akoe Sajangi
Marilah Kita Berdjandji Indonesia Abadi

S'lamatlah Ra'jatnja S'lamatlah Poetranja
Poelaoenja Laoetnja Sem'wanja
Madjoelah Negrinja Madjoelah Pandoenja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja.

Dari Kaki Cristian Gonzales Indonesaia lolos Piala AFF 2010

lahir di Montevideo, Uruguay (34 tahun silam) tepatnya 30 Agustus 1976, merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia yang dapat berposisi sebagai penyerang tengah ataupun penyerang tunggal. Sebelumnya, ia merupakan warga negara Uruguay, namun sejak 1 November 2010, ia resmi menjadi warga negara Indonesia. Saat ini ia bermain untuk Persib Bandung dan sejak 21 November 2010 juga bermain untuk tim nasional Indonesia.
Setelah menikah, ia memiliki paspor Indonesia, istrinya adalah wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Dari pernikahannya, ia memperoleh dua orang anak (Fernando dan Florencia). Ia juga telah mempunyai dua anak hasil pernikahan sebelumnya (Amanda dan Michael). Cristian memeluk agama Islam pada tahun 2003 dan mengambil nama Mustafa Habibi.


Cristian adalah salah satu penyerang yang paling mematikan sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. Kemampuannya dalam menendang, mencetak gol, penempatan posisi, visi permainan, dan sundulan adalah andalannya. Disamping kemampuannya, ia juga terkenal memiliki fisik yang prima.

Pada saat bermain di Uruguay, ia ditugaskan sebagai gelandang serang. Produktivitasnya kurang baik sampai akhirnya ia hijrah ke Indonesia untuk bergabung dengan PSM Makassar dengan status bebas transfer, dan diplot sebagai penyerang. Dari sinilah ia membuktikan kualitasnya sebagai seorang penyerang handal.

Pada musim 2006, ia adalah pemain termahal di Liga Indonesia menurut data Badan Liga Indonesia dengan bayaran Rp 1,2 milyar

Pada tanggal 21 November 2010 Cristian Gonzales memulai debut sebagai anggota timnas sepak bola indonesia melawan Timor Leste dan langsung mencetak dua gol di debut pertamanya. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala Suzuki AFF 2010, sudah maencetak 3 gol, dari kaki gonzales lah indonesia bisa masuk final Piala AFF 2010, dari 2 golnya ke gawang Filipina.

Mampukah Gonzales mengulang golnya nanti di putaran final AFF leg 1 yang berlangsung (Bukit Jalil Stadium, Kuala Lumpur) – 26 Desember 2010. mampukah Gonzales, Firman Utina dan kawan2-kawan memalukan timnas Malaysia di kandang sendiri..kita tunggu saja tanggal mainya..


Sekuat Timnas Indonesia 2010

Inilah sekuat Timnas Indonesia yang akhir- akhir ini menjadi perbincangan hangat media, dalam gelaran Piala AFF
Sejak menderita kekalahan pahit 1-7 dari Semifinalis Piala Dunia 2010 sekaligus timnas peringkat 7 FIFA, Uruguay, timnas Indonesia agaknya memang mengambil banyak pelajaran. Pada berbagai laga berikutnya Indonesia senantiasa memperbaiki kualitas permainan. Namun, tak banyak yang memberikan perhatian hingga laga Indonesia vs Laos yang dimenangkan tim Merah Putih dengan skor telak 6-0 sekaligus mengantarkan tim asuhan Alfred Riedl ini menjadi juara grup dalam penyisihan paila AFF.
Para fans PSSI larut dalam euroforia. Sepak bola nasional yang selama ini mendapat kritika tajam dari para pecinta dan pengamat sepak bola tanah air yang melatarbelakangi diadakannya kongres pertama sepak bola nasional kini mulai melihat adanya perubahan positif di tubuh tim kesayangan mereka. Reformasi ditubuh PSSI telah dan mungkin akan terus dilakukan, namun yang mendapat banyak sorotan adalah langkah naturalisasi dua pemain asing yang sebenarnya sudah taj asing lagi mewarnai Liga Super Indonesia, Christiano "El Locco" Gonzalez dan idola baru Irfan Bachdim. Kaderisasi di timnas agaknya juga lebih lancar dengan munculnya nama-nama pemain muda dalam jajaran squadnya. Pertandingan-pertandingan uji coba yang digelar timnas sebelum piala AFF juga memberikan hasil positif, setelah mengalahkan Maladewa 3-0, kemudian membantai timor leste 6-0 dan terakhir sebelum memasuki kompetisi piala AFF, timnas kembali mengalahkan taipei 2-0. Dengan keberhasilan menghantam Malaysia 5-1 dan Laos 6-0, serta memaksa pulang Tailand timnas kawakan di Asia Tenggara dan bahkan menjadi salah satu favorit juara AFF dengan skor 2-1 maka timnas telah memenangkan enam pertandingan berturut-turut.

Tim merah putih piala AFF bahkan menjadi juara grup (dengan perolehan 13 gol dan hanya 2 kali kebobolan, sangat produktif!), laga berikutnya mungkin akan menjadi jawaban "Apakah timnas memang telah benar-benar bangkit atau dua kemengangan ini hanya keberuntungan?", "Apakah timnas bisa menjaga konsistensi kemenagan dan permainannya?". Ya, laga melawan Thailand, timnas kawakan di Asia Tenggara dan bahkan menjadi salah satu favorit juara AFF kali ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Tercatat dalam laga melawan Laos passing-passing antar pemain timnas lebih akurat, sangat jarang terjadi kesalahan, lini tengah yang sering macet juga telah hidup, namun kita juga melihat beberapa peluang terbuka di depan gawang yang diperoleh timnas gagal dibukukan menjadi gol, jadi sebenarnya gol-gol yang dihasilkan seharusnya bisa lebih dari "hanya" 6.
kita tunggu hasil berikutnya di babak semi final AFF,...apakah Indonesia mampu mencadi macan Asean,,, tau bahkan Asia.
Garuda, di dadaku!
Garuda, kebanggaanku!
Kuyakin, hari ini, pasti menang!

MBAH MARIJAN SANG JURU KUNCI MERAPI

Raden Ngabehi Surakso Hargo atau lebih dikenal dengan sebutan Mbah Maridjan (nama asli: Mas Penewu Surakso Hargo; lahir di Dukuh Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, 5 Februari 1927- Meningal di Sleman, Yogyakarta, 26 Oktober 2010 pada umur 83 tahun. adalah seorang Juru kunci Merapi. Amanah sebagai juru kunci ini diperoleh dari Sri Sultan Hamengkubuwana IX. Setiap gunung Merapi akan meletus, warga setempat selalu menunggu komando dari beliau untuk mengungsi.[rujukan?]

Ia mulai menjabat sebagai wakil juru kunci pada tahun 1970. Jabatan sebagai juru kunci lalu ia sandang sejak tahun 1982 .[rujukan?]

Sejak kejadian sejak Gunung Merapi akan meletus tahun 2006, Mbah Maridjan semakin terkenal. Karena faktor keberanian dan namanya yang dikenal oleh masyarakat luas tersebut, Mbah Maridjan ditunjuk untuk menjadi bintang iklan salah satu produk minuman energi.

Pada tanggal 26 Oktober, gunung Merapi kembali meletus disertai awan panas setinggi 1,5 kilometer. Gulungan awan panas tersebut meluncur turun melewati kawasan tempat mbah Maridjan bermukim.







Jasad Mbah Maridjan ditemukan beberapa jam kemudian oleh tim SAR Dalam keadaan sujud bersama dengan 16 orang lainnya telah meninggal dunia, umumnya kondisi korban yang ditemukan mengalami luka bakar serius. Jenazah tersebut dikonfirmasi sebagai jenazah Mbah Maridjan pada tanggal 27 Oktober 2010.

SEMOGA AMAL IBADAHNYA DI TERIMA DISISINYA,....AMIN....

Tera Patrick - Rintihan Kuntilanak Perawan

This summary is not available. Please click here to view the post.

SMS GERATIS

Back to top